Jembatan Siak 5

Jembatan Siak 5 – Pada postingan sebelumnya, saya menulis cerita kunjungan saya ke Masjid Agung An-Nur dan Perpustakaan Soeman HS Pekanbaru. Nah, kali ini saya ingin bercerita tentang tempat menarik lainnya di Pekanbaru yang wajib kamu kunjungi, yaitu Jembatan Sungai Siak.

Setelah memesan gojek dari hotel, saya langsung menuju ke Jembatan Sungai Siak. Alhamdulillah cuaca hari itu cerah. Langit biru jernih dan hampir tidak berawan. Saat itu masih pukul sembilan pagi, jadi matahari sangat terik. Tidak banyak lalu lintas, sehingga memungkinkan untuk berjalan dengan bebas di trotoar dekat jembatan.

Jembatan Siak 5

Jembatan Sungai Siak di Pekanbaru merupakan jembatan yang menghubungkan kota Pekanbaru dengan Rumbaj, salah satu kecamatannya. Ada 3 jembatan yang melintasi Sungai Siak di kawasan ini. yaitu jembatan Siak I, Siak II dan Siak III.

Lift Jembatan Tasl Siak Akan Diaktifkan Kembali

Pertama, saya minta diantar ke Jembatan Siak I. Jembatan ini terletak di Jalan Yos Sudarso. Jembatan Siak I juga dikenal sebagai Jembatan Leighton. Panjangnya 350 meter dan dibuka pada tahun 1977. 19 April Presiden Soeharto. Dibuat bekerja sama dengan PT. Caltex dengan DPRD Provinsi Riau.

Jembatan Siak II sepanjang 200 meter menghubungkan Kecamatan Rumbaj dan Kecamatan Payung Sekaki yang masih berada di Kota Pekanbaru. Dengan warna biru langit yang dipadukan dengan warna kuning jembatan, pemandangannya sangat indah. Jembatan Siak II memiliki trotoar di sisi kanan dan kirinya agar pejalan kaki bisa leluasa melintasi jembatan tanpa takut ditabrak kendaraan yang melaju.

Ini adalah pemandangan Sungai Siak dari Jembatan Siak II. Beberapa speedboat dan feri merapat menunggu penumpang. Di sisi lain, ada warga yang memancing dengan jaring.

Sementara itu, Jembatan Sungai Siak III masih resmi rusak. Masih ada pembatas yang menghalangi pergerakan kendaraan. Kabarnya, mungkin bulan ini atau Maret mendatang.

Dewan Apresiasi, Fisik Jembatan Siak Iv Tersambung.

Jika teman-teman membawa kendaraan, dilarang parkir di jembatan. Jika Anda ingin mengambil foto atau video pemandangan Sungai Siak dari atas jembatan, sebaiknya parkir mobil Anda di pinggir jalan di depan atau di belakang jembatan untuk alasan keamanan.

Jika cuaca bagus, foto dan video akan baik-baik saja. Berbagai kehidupan yang mewarnai Sungai Siak terlihat seperti lukisan hidup.

Sungai Siak merupakan sungai terdalam di Indonesia. Kedalamannya mencapai 30 meter. Dulu, banyak kapal dagang dari luar negeri yang melewati sungai ini.

Ketika saya naik pesawat sebelum mendarat, ternyata Sungai Siak berkelok-kelok seperti ular hitam melintasi tanah Riya.Setibanya di Pekanbaru, ibu kota provinsi Riya, ada sesuatu yang menarik perhatian saya. Sebuah jembatan kuning yang indah membentang di Sungai Siak dekat pusat kota Pekanbaru.

READ  Master Judi Slot

Eksotisnya Sungai Siak, Sungai Terdalam Di Indonesia

Setelah mampir dan bertanya kepada warga sekitar jembatan, nampaknya jembatan ini menjadi icon baru kota Pekanbaru yaitu Jembatan Siak IV. Jika ada jembatan Siak IV, berarti sudah ada 3 jembatan lagi yang melintasi Sungai Siak. Dan benar saja, saya melihat beberapa jembatan di sekitar Jembatan Siak IV.

Jembatan yang menakjubkan ini terletak di Jalan Jenderal Sudirman Ujung menuju Kota Sebrang. Jembatan, yang dilaporkan menelan biaya hampir $ 500 miliar, baru dibuka untuk umum pada 2019. 18 Maret

Jembatan Siak IV sebelumnya dibuka pada tahun 2019. Februari. Namun, saat dibuka, jembatan tersebut belum mendapat sertifikat laik dari Kementerian Pekerjaan Umum. Jadi tidak mungkin untuk menyeberangi jembatan saat itu.

Sebenarnya nama asli Jembatan Siak IV adalah Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah atau bisa juga disebut Jembatan Marhum Bukit. Sultan Abdul Jalil Alamuddin Saya adalah Sultan keempat Kerajaan Siak Sri Indrapura yang bernama Marhum Bukit. Namun, lebih akrab dengan orang dan lebih nyaman menyebutnya Jembatan Siak IV.

Pemkot Pekanbaru Klaim Mayoritas Kasus Covid 19 Nihil, Banyak Kecamatan Berstatus Zona Hijau » Bertuahpos

Kita bisa menyeberangi jembatan dengan berjalan kaki. Sisa dua jembatan memiliki zona pejalan kaki bagi warga yang ingin menyeberang dengan berjalan kaki atau berfoto. Nah saat membawa kendaraan, Anda harus memarkirnya di ujung jembatan.

Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah atau Jembatan Siak 4 memiliki panjang 800 meter. Membentang dari Jalan Sudirman hingga kawasan Rumbaj Pekanbaru. Kabel baja kuning yang menopang tiang sangat terlihat dari kejauhan dan sangat mudah ditemukan oleh masyarakat.

Pemandangan dari atas jembatan ini sangat menarik. Deretan besi dan beton serta rangka baja yang menopang jembatan membuatnya sangat kaku. Selain itu, Sungai Siak yang pernah menjadi sungai terdalam di Indonesia, dan lalu lintas perahu di bawah jembatan menambah keindahan dan pemandangannya.

Bapak dari komunitas travel di Jakarta yang ingin berbagi pengalamannya berkeliling Indonesia selama 360 hari ke 34 provinsi dan lebih dari 380 objek wisata atau kota. Jangan lupa follow @Instagram untuk melihat aktivitas dan aktivitas saya sehari-hari. Anda yang pernah melakukan perjalanan dari Benkali, Dumas atau Kepulauan Riau lainnya ke Pekanbaru, Riau pasti akan melewati jembatan unik di kawasan Siak Sriindrapura ini.

READ  Slot Terbaik Banyak Bonus

Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah

Namanya Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah atau Jembatan Siak. Terletak di tengah Istana Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Indonesia, jembatan megah ini merupakan jembatan kebanggaan bagi masyarakat Siak.

Jembatan Tengku Agung Sultana Latifah yang membentang di Sungai Siak menjadi bukti perkembangan dan kemajuan Kabupaten Siak dan Kota Siak Sri Indrapura. Bagi saya pribadi, jembatan ini merupakan salah satu jembatan terindah di Sumatera. Selain bentuknya, ia juga memiliki taman di sekitarnya.

Tampaknya pemerintah atau pembangun jembatan itu sangat tahu bagaimana memanfaatkan lahan kosong di bawah Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah. Karena ada banyak taman indah dengan desain unik dan menarik yang menghiasi area bawah jembatan. Taman ini cukup nyaman, sehingga tidak heran jika orang sering berkumpul dan menginap di bawah jembatan. Ah, jika semua jembatan di Indonesia diubah menjadi taman seperti ini, itu akan jauh lebih tidak menakutkan.

Pada tahun 2002 Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah yang dibangun memiliki panjang 1.196 meter, lebar 16,95 meter dan memiliki dua trotoar selebar 2,25 meter di sisi kanan dan kiri jembatan. Tak heran jika jembatan kebanggaan masyarakat Siak ini terlihat megah dan kokoh dari kejauhan.

Hari Minggu Goes Di Jembatan Siak 4

Jembatan cantik ini memiliki keunikan tersendiri, memiliki dua menara setinggi 80 meter berukuran 10 x 5 m², sebuah teater dan restoran, digunakan untuk diorama, dilengkapi dengan dua lift untuk mencapai puncak menara. . Ketika saya mencoba menyeberangi jembatan ini dengan berjalan kaki, saya berhenti di bawah pilar utama. Sayangnya saat itu tidak ada petugas atau penjaga, sehingga saya tidak berhasil memanjat menara tertinggi.

Jembatan Siak menghubungkan sisi utara Kabupaten Siak, yaitu Kalian pasti tahu kan Sungai Siak kan ya, salah satu sungai yang bernama sungai terdalam di Indonesia dan membentang dari Pekanbaru hingga Dumai.

Nah, setelah sekian lama saya menjadi pecinta jembatan karena saya menggunakan hampir semua jembatan ikonik yang ada di Indonesia. Bagi yang punya informasi tentang jembatan di Indonesia, silahkan share di kolom komentar. Insya Allah nanti saya akan menjenguknya.

Bapak dari komunitas travel di Jakarta yang ingin berbagi pengalamannya berkeliling Indonesia selama 360 hari ke 34 provinsi dan lebih dari 380 objek wisata atau kota. Jangan lupa ikuti saya di Instagram @ untuk melihat aktivitas dan aktivitas saya sehari-hari. Jembatan yang cukup terkenal yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat Siak adalah Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah. Salah satu jembatan terpanjang di Sumatera dan Indonesia, jembatan ini umumnya lebih dikenal dengan nama Jembatan Siak. Jembatan Siak melintasi Sungai Siak, Kotapraja Siak Sri Indrapura, Provinsi Riau.

READ  Poster Larangan Judi

Tengku Agung Sultanah Latifah Bridge (siak Sri Indrapura, Indonesia)

Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah diambil dari nama istri Sultan Syarif Qasim II, Sultan terakhir Kesultanan Sijak. Mengingat namanya yang sulit diucapkan, orang dengan mudah menyebutnya sebagai Jembatan Siak.

Jembatan Siak sudah lama dibangun, sejak tahun 2001, namun pembangunan fisiknya dimulai pada tahun 2002. sampai 2017 27 Desember Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah Tahun 2017 11 Agustus dibuka oleh Presiden SBY.

Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah memiliki panjang 1.196 meter, lebar 16,95 meter dan memiliki dua trotoar selebar 2,25 meter di sisi kanan dan kiri jembatan. Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah diperkirakan tingginya sekitar 300 meter dan 23 meter di atas permukaan air Sungai Siak.

Fitur yang paling menonjol dari Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah adalah dua menara setinggi 80 meter yang berdiri permanen di jembatan dan dilengkapi dengan dua lift untuk mencapai puncak menara. Nah dari atas bukit ini kita bisa melihat semua keindahan kota Siak dengan tips umum.

Pemprov Riau Akan Bangun Jembatan Sepanjang 1,5 Km Di Bengkalis

Keindahan Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah menjadikannya ikon baru Kabupaten Siak. Jembatan ini tidak hanya menjadi tempat wisata di Siak tetapi juga di Turap. Turap adalah platform pejalan kaki yang dibangun oleh Pemerintah Daerah Siak di sepanjang tepian Sungai Siak dan di sekitar kota Siak Sri Indrapura. Nah dari Turap ini kita bisa langsung menikmati keindahan dan keajaiban Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah dari jauh.Pekanbaru() – Jembatan Siak IV Pekanbaru yang diberi nama Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah (Marhum Bukit) dibuka langsung oleh Gubernur Riau, Wan. Thamrin Hasyim, Kamis (14/2/2019).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Riau Dadang Eko Purwanto mengatakan pembangunan Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah (Marhum Bukit) bertujuan untuk menyeimbangkan perkembangan Kota Pekanbaru dan Pekanbaru di utara.

“Kedua wilayah ini berbatasan dengan Sungai Siyak atau Sungai Janthan seperti namanya. Jadi jembatan ini

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Winlive4D